Moskow (KABARIN) - Hubungan diplomatik antara Venezuela dan Amerika Serikat bakal kembali berjalan setelah kedua negara sepakat memperbaiki komunikasi dan kerja sama resmi mereka. Kesepakatan ini diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Venezuela setelah dialog antara pejabat kedua pemerintahan.
“Republik Bolivarian Venezuela mengumumkan bahwa, setelah pembicaraan diplomatik dengan pihak berwenang Amerika Serikat, kedua pemerintah memutuskan untuk membangun kembali hubungan diplomatik dan konsuler,” bunyi komunike yang diterbitkan oleh Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil pada Kamis.
Venezuela menyatakan siap membuka babak baru dialog yang konstruktif dengan Washington, berdasarkan prinsip saling menghormati, kesetaraan kedaulatan negara, dan kerja sama antar bangsa. Pendekatan ini dinilai penting supaya hubungan antara kedua negara bisa lebih positif dan saling menguntungkan di masa depan.
Menurut pernyataan resmi itu, proses pemulihan hubungan ini diharapkan bisa memperkuat pemahaman, membuka peluang kerja sama yang lebih luas, dan memberikan dampak sosial serta ekonomi bagi rakyat Venezuela.
Sementara itu, pihak Amerika Serikat juga mengonfirmasi bahwa mereka dan otoritas Venezuela telah sepakat untuk memulihkan hubungan diplomatik serta konsuler. Kesepakatan ini dipandang sebagai langkah penting setelah lama terputusnya hubungan formal antara Washington dan Caracas sejak beberapa tahun terakhir.
Normalisasi hubungan ini terjadi di tengah dinamika politik dan perubahan di Venezuela, termasuk upaya membuka jalan untuk transisi menuju pemerintahan yang lebih stabil serta pemulihan ekonomi negara.
Dengan langkah ini, hubungan antara Venezuela dan AS yang sempat tegang kini mulai memasuki fase baru yang diharapkan bisa membawa kerja sama lebih luas dan saling menguntungkan kedua belah pihak.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026